Ardyafani Webpage's











{December 1, 2011}  

Boneka Barbie Rusak Hutan Indonesia

Posted on 14 Juni 2011 by

Boneka Barbie punya andil merusak hutan di Indonesia. Andil boneka barbie dalam merusak hutan Indonesia ini diungkap oleh Greenpeace dalam konferensi pers di Jakarta (8/6/11). Betulkah boneka Barbie ikut merusak hutan di Indonesia?.

Memang bukan boneka Barbie yang merusak hutan. Bukan pula boneka Barbie dibuat dengan bahan yang berasal dari hutan Indonesia. Namun produsen Barbie, Mattel, menggunakan kemasan dengan bahan baku berasal dari hutan alam Indonesia.

Melalui uji forensik di Amerika Serikat, kemasan Barbie mengandung bahan mixed tropical hardwood yang berasal dari kayu hutan alam Indonesia. 50% dari seluruh sampel dinyatakan kayu hutan alam tropis campuran, yaitu serat kayu dari hutan Indonesia.

Spanduk Barbie rusak hutanAktivis Greenpeace memasang spanduk di gedung Mattel yang bertuliskan “ Barbie, Kita Putus, Aku tidak mengencani gadis yang terlibat deforestasi”

Kemasan Barbie Pakai Kayu Ramin. Jenis kayu yang digunakan untuk pembuatan kemasan boneka Barbie adalah ramin. Ramin adalah pohon yang termasuk marga (genus) Gonystylus dan tumbuh di daerah rawa gambut dalam hutan alam. Di Indonesia diperkirakan terdapat sekitar 10 jenis pohon Ramin, antara lain: G.affinis, G.brunescens, G.confuses, G.forbesii, G.keithii, G.macrophyllus, G.maingayif, G.velutinus, G.xylocarpus dan G.bancanus. Ramin tumbuh di Sumatera dan Kalimantan.

Ramin termasuk yang dilindungi dalam Konvensi Perdagangan Internasional Tumbuhan dan Satwa Liar Spesies Terancam (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora/CITES) karena masuk dalam kategori Appendiks 2 CITES.

Dari investigasi lapangan langsung, pemetaan data dan menelusuri sertifikat perusahaan yang dilakukan Greenpeace, terbukti bahwa Mattel (pembuat Barbie), juga perusahaan-perusahaan mainan besar lain seperti Disney, Hasbro, dan Lego, menggunakan kemasan yang diproduksi oleh Asia Pulp and Paper (APP). Sudah seringkali APP terungkap melakukan aktivitas perusakan hutan Indonesia untuk membuat produk seperti kemasan ini.

Greenpeace menyebut, APP menyuplai bahan kemasan Barbie pada dua pabrik produsen kemasan boneka-boneka Mattel buatan Indonesia, yaitu Sansico dan PT Bukit Muria Jaya.

Hutan kayu raminHutan pohon ramin di Sumatera

Pemerintah Bergeming. Sayangnya Kementerian Kehutanan RI merasa belum perlu turun tangan dalam menanggapi temuan Greenpeace soal kemasan boneka Barbie berbahan kayu alam hutan Indonesia. Bahkan menurut Sekjen Kementerian Kehutanan, Hadi Daryanto, di Jakarta (11/6/11) itu hanya sekedar dugaan tanpa data dan fokus yang jelas. “Tak perlu, apalagi baru tuduhan,” katanya.

Greenpeace mendasarkan pada hasil uji forensik dan investigasi. Kemenhut menganggapnya hanya sekedar dugaan. Entah boneka Barbie ikut andil atau tidak tapi yang pasti dan kita ketahui semua, kerusakan hutan Indonesia terus terjadi.

Sepertinya semua pihak harus ikut mendorong produsen mainan untuk mendidik dan memberikan teladan dalam upaya pelestarian alam. Dan bukannya menjadi bagian dari rusaknya hutan termasuk di Indonesia. Bukankah boneka-boneka Barbie ini menjadi mainan yang mendidik bagi putri-putri kita?.

Sumber dari : http://alamendah.wordpress.com/2011/06/14/boneka-barbie-rusak-hutan-indonesia/



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

et cetera
%d bloggers like this: